Minggu, 25 Oktober 2009

Ki Mupeng™ Story ::: Dukun Gaul Reloaded II :::

Cerita ini adalah kisah nyata pengalaman Ki Mupeng , dalam perjalanan panjang menimba ilmu , di berbagai daerah . Awal mula meninggalkan kampung halaman , merantau dari satu daerah ke daerah lain , yang di penuhi kisah kisah suka dan duka ( kayaknya sih , suka semua deh ) .


story continue ....


“ ehmmmm……. “ Mupeng menghirup udara pagi yang cerah di station pasar Turi itu .
Kereta Argo Anggrek baru saja membawanya tiba di kota pahlawan , Surabaya .

Quote: This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 800x600.



Dari station itu , Mupeng pun berjalan , dangan membawa tas ransel yang berisi bekalnya . Mupeng berjalan dengan tujuan sebuah Desa , dimana di desa itu sesuai petuah gurunya Mupeng harus menimba Ilmu .

Sambil melangkah Mantap , Mupeng terus berjalan , seiring dengan matahari yang makin terik . Butir butir peluh nampak menetes dari wajah Mupeng ,saat melihat ada sebuah warung , Mupeng pun Singgah , dan duduk di warung itu .

“ mas , mau minum kopi … ?“ tanya gadis berwajah manis , di warung itu . “ eh , boleh juga susunya …” ujar Mupeng , sambil menatap ke arah dada gadis itu dimana buah dadanya tampak menonjol . “ eh , apa mas ? “ tanya gadis itu mendengar celoteh Mupeng . “ anu , kopi susu , satu …” jawab Mupeng santai .

Gadis itu tersenyum , dan segera menyiapkan segelas kopi susu hangat .

“ mas , ini kopinya …” kata gadis . “ yah , makasih ya dik ….” jawab Mupeng .
“ eh mas , orang rantau yah ? , dari mana , mau ke mana , mas .?” tanya gadis itu .
“ iya dik , saya dari luar Jawa , mau cari pengalaman , merantau di Jawa ..” jawab Mupeng . “ oh gitu , mas punya saudara di Jawa …” tanya Gadis itu lagi .

“ eh , engak dik , ini juga lagi bingung , mau cari tempat tinggal ..”kata Mupeng .
“ eh , dekat rumah saya ada kos kosan , murah loh mas …” kata gadis itu .

Pucuk di cinta ulam tiba , Mupeng pun bisa mendapatkan penginapan di kota pahlawan itu . Dengan bantuan dari gadis penjaga warung itu , yang bernama Lilis , Mupeng pun di antar ke tempat kos kosan itu .

>>>

“ tante … tante … “ pangil Lilis di depan sebuah rumah yang tampak luas dan asri itu .
“ ya..ya.. “ seorang wanita setengah baya , keluar dan menyambut mereka . “ ada apa ya , ayo masuk , masuk dulu .. ..” tanya tante itu . Mereka pun masuk ke ruang tamu rumah itu , lalu Lilis berkata “ ini tante , ada yang mau ngekos di sini …”

Tante itu , menatap Mupeng , “ hmm , boleh …. “ . “ eh maaf , tante berapa sebulannya ? “ tanya Mupeng . “ oh , itu urusan gampang , yang penting kamu senang tinggal di sini ..” kata Tante itu .

“ sini , ayo ikut tante yah , biar tante tunjukin kamar kamu …” ajak tante itu sambil meraih tangan Mupeng . Sedang Lilis hanya menunggu saja , sambil membaca majalah di ruang tamu rumah tante itu .

“ oh ya , nama kamu siapa yah , saya Melati … “ ujar tante yang berusia 46 tahun itu , tapi tampak masih segar itu . “ saya Mupeng , tante ..” jawab Mupeng .
Setelah tiba di depan pintu sebuah kamar , tante itu membuka pintu kamar itu , “ Ini kamarnya , bagaimana ..? ” tanya tente itu , sambil memperlihatkan kamar kos itu .

Mupeng tercengang , melihat kamar yang cukup mewah itu . “ tante , ini kamar terlalu mewah , saya gak bisa bayar tante …” kata Mupeng . “ ah , tadi kan tante sudah bilang , soal ongkos sewa gampang aja …” kata tante itu sambil mencubit genit pipi Mupeng .

Mupeng tercengang , “ gila nih tante nafsu sama gua ya ..” ujarnya dalam hati . “ eh koq bengong , jangan bengong gitu , saya bisa kasih kamu kamar ini buat kamu gratis , yang penting kamu punya potensi “ lalu tangan tante itu meraba selangkangan Mupeng .

“ eh tante jangan ah , saya masih perjaka tante …” jawab Mupeng , sambil menepis tangan tante itu . “ oh , masih perjaka , toh ..” ujar tante itu tampak girang .

“ eh tante , kita ke depan dulu deh , gak enak sama Lilis udah lama kita tinggal sendiri …” kata Mupeng . “ ehm , oke ..tapi kamu mau ngekos di sinikan …” kata tante itu sambil meremas pantat Mupeng . “ eh , iya iya , mau deh ..” jawab Mupeng

>>>

Mupeng pun mendapatkan tempat unutk berteduh , kamar yang cukup mewah , dan induk semang yang sayang terhadap dirinya . Mupeng pun tinggal di rumah tante itu , unutk sementara .

>>>

“ Lilis , terima kasih yah telah bantu saya ..” kata Mupeng , ketika bertamu di rumah Lilis . “ oh gak apa mas ..” jawab Lilis .

“ eh mas , gimana , tinggal di tempat kost tante Melati enak gak ? “ tanya Lilis , sambil meletakkan baki , yang di atasnya terdapat dua gelas teh manis itu .

“ eh , enak ..” jawab Mupeng . “ tante melati juga baik kan .. ? “ tanya Lilis . “ eh iyah , baik , tapi.. “ ujar Mupeng . “ eh , tapi apa …” tanya Lilis . “ eh , tante Lilis agak genit yah … “ jawab Mupeng .

Lilis tersenyum , “ maklum mas , dia kan janda , kesepian gitu , udah lama sendiri ..” .
“ iyah Lis , tapi saya takut , saya kan masih perjaka , takut di perkosa ..” jawab Mupeng .

“ ih , mas , masa sih mas masih perjaka …” Lilis tersipu . “ iyah , masih perjaka , lilis mau tes..” kata Mupeng , menampakan kepolosan wajahnya .

Lilis mencubitnya “ ih mas genit, Lilis juga masih perawan , mas ..” . “ oh , yang bener , kalau gitu saya tes boleh …” ujar Mupeng . Lilis melotot , “ mas ….” .
Mupeng bertamu di rumah Lilis cukup lama , bercanda , dan bersenda gurau , akhirnya waktu , untuk Mupeng kembali ke tempat kostnya .

>>>

“ mupeng , kamu dari mana , dari tadi tente cariin kamu loh …?” tanya Tante Melati , yang mengenakan gaun tidur tipis , dan sexy itu . “ eh , dari rumah teman tante ..” jawab Mupeng .

“ oh , Mupeng tante mau minta tolong , boleh .?” tanya tante Melati , sambil tersenyum genit . “ oh , boleh tante , asal saya mampu pasti saya bantu …” jawab Mupeng .

“ oh , pasti kamu mampu , tante cuma minta tolong di pijat , badan tane gak enak pegal …” kata Tante Melati .

“ eh , ..ehm boleh tante .. tapi saya tidak begitu , bisa mijat … “ ujar Mupeng . “ gak apa , gak usah bisa mijat , elus elus aja juga boleh koq …” jawab tante Melati , menarik tangan Mupeng masuk ke kamarnya .

“ buset dah , maksa banget nih tante …” ujar Mupeng dalam hati .

>>>

Dalam kamarnya tante Melati , membuka baju tidurnya , di hadapan Mupeng . Dan Mupeng pun di suguhi tubuh wanita setengah baya , namun masih mantap dan sexy itu . Buah dadanya yang besar , dan montok . Maklum , tante itu hanya pernah sekali melahirkan anak .

Tubuhnya juga sexy, perutnya cukup rata , dan di bagian bawahnya tertutup celana dalam Mini yang hitam dengan renda renda kecil .

“ kenapa Mupeng , koq melongo , suka yah melihat tante telanjang ..” ujarnya tante melati , sambil mencubit pipi Mupeng . “ eh , anu.. eh ..” Mupeng tergagap .

“ udah sayang gak usah gerogi , saya tahu kamu suka , ayo coba pegang t*t* tante ..” katanya sambil menuntun tangan Mupeng ke buah dadanya . “ oh , mainkan pent*l nya Mupeng , oh tante suka banget. ..” ujar tante itu nafsu .

Mupeng pun merasakan buah dada yang montok dan keras ,” benar benar tante yang hebat , umur sudah setengah baya , tapi buah dadanya masih seperti ABG …” ujar Mupeng dalam hati .

Mupeng meramas , remas , dan memainkan putting susu tante Melati , Mupeng memasang wajah lugu , seakan akan dia memang perjaka ting ting .

Tante Melati , tampak nafsu , sepeti mendapat durian runtuh , di hadapannya Mupeng yang perjaka siap di sedotnya .

“ Mupeng , sini tante mau lihat , k*nt*l kamu …” tante Melati langsung jongkok , dan hendak membuka resleting celana Mupeng . Tapi Mupeng menahannya “ tante jangan , saya malu , jangan tante , saya masih suci , saya masih perjaka ..” ujar Mupeng .

“ gak , apa koq , tante cuma mau lihat saja , gak di apa apain koq sayang. ..” ujar tante Melati . “ tapi ..tante … tapi …” ujar Mupeng terbata , dan tangan tante melati sudah berhasil meloloskan celana mupeng berikut kolornya .

“ hi .. hi .. hi.. , lihat tuh , k*nt*l kamu udah nganceng kan …” ujar tante Melati kegirangan . Tangan tente itu meraba batang penis Mupeng yang tegak itu . “ aduh tente , jangan dong , saya malu , jangan tente …” ujar Mupeng .


Quote: This image has been resized. Click this bar to view the full image. The original image is sized 628x468.






Tanpa tunggu waktu lama , penis Mupeng pun masuk ke dalam mulut tante Melati . dengan nafsu tante melati mengulum penis Mupeng , yang di kiranya perjaka ting ting itu. “ ahh ..tante ..ahh ..jangan ..ahh ..tante …. “ erang Mupeng .

Kepala tante Melati naik turun , mengesek mulutnya , pada tiang sakti Mupeng . Mata Mupeng merem melek “ anjrit , tante ini enak banget mainnya “ ujar Mupeng dalam hati

Tante Melati terus saja , mengulum , dan menghisap batang penis ki Mupeng . Aroma sex nafsu terpancar dari wajah cantik wanita setengah baya itu . Vagina tante itu juga mulai mereka , klitoris menegang , dan lendir mulai membasahi vaginanya , bagai embun yang membasahi rumput hijau di pagi hari .

“ oh ..tante , gak tahan , saya gak tahan ..” erang Mupeng , lalu menyemprotkan spermanya di dalam mulut tante Melati . Tante Melati mengetup mulutnya rapat rapat , tak rela penis itu lepas dari mulutnya , menelan semua sperma Mupeng , yang di anggapnya obat awet muda , sperma perjaka .

“ ayo , sekarang kamu pijatin tante yah “ kata tante melati setelah puas dengan penis Mupeng , dia pun berbaring tengkurap . Mupeng pun mulai memijat punggung Tante itu .
Pijatan di leher , terus turun hingga ke pinggang , dan naik lagi ke atas . Lima menit berlalu , posisi tante Melati berubah , menjadi terlentang .

Kini , bagian depan tubuhnya menjadi alas pijatan Mupeng . Mupeng pun memijat buah dada montok itu , turun ke perut ratanya , ke paha yang mulusnya , dan naik lagi ke atas .
Samar terdengar nafas Tante itu , yang menderu , di sertai desah nafsunya .

“ eh tante , pipis di celana ya ..” ujar Mupeng . “ eh engak …. “ jawab tante itu . “ itu koq , celananya basah …” ujar Mupeng polos .

Tangan tante itu menyentuh selangkangan celana dalamnya , sambil tersenyum dia berkata “ ini karena tante suka sama kamu , jadi m*m*k tante basah , sayang ..” .
Tante itu pun semakin nekat saja , celana dalamnya perlahan di bukanya . Mupeng mengunakan gaya lugunya “ ih , tante .. apa itu …” ujar Mupeng .

Tante itu tersenyum “ kamu belom pernah lihat m*m*k perempuan yah .. ?” tanya tante itu . Dengan gaya lugu , dan wajah polos Mupeng menggeleng .

“ tuh , coba kamu lihat aja , kamu pasti suka …” ujar tante Melati lalu membuka lebar ke dua kakinya . Mupeng menatap vagina tante itu , benar benar vagina yang indah , bulu bulu lebat menghitam di bukit kemaluannya , liang vagina yang telihat rapat , dengan bibir kemaluan yang tebal .

“ Mupeng , ayo masukin k*nt*l kamu kemari ..” ujar tante Melati . “ ah , tidak tante , saya masih perjaka …” ujar Mupeng . “ gak apa sayang , kalau kamu takut , gak usah di masukin deh ujungnya saja gesek di sini ya ..” ujar tante itu merayu .

“ ehm , tapi saya gak masukin yah tante ..” kata Mupeng . Tante Melati tersenyum , dan mengangguk . Mupeng pun mendekatkan penisnya yang sudah tegak kembali itu ke vagina basah milik tante Melati .

“ oh …enak banget , kamu bikin m*m*k tante jadi gatel ..” ujar tante Melati . Mupeng dengan memegang batang penisnya , mengesek ujung penisnya pada klitoris tante Melati , yang membuat tante itu mendesah desah .

Beberapa saat , Mupeng membuat vagina tante itu gatal , dengan gesekkan ujung penisnya itu . Tante Melati tiba tiba memegang pingang Mupeng , lalu dia mendesakkan pantatnya , sehingga penis Mupeng masuk ke dalam liang vaginanya .

“ ahhh , tante … kenapa di masukin … aduh sakit ..tante… sakit….” ujar Mupeng .
“ tenang sayang , gak apa tenang saja “ ujar tante Melati , dengan nafsu dia mengoyang pantatnya , sehingga liang vaginannya bergesekkan dengan batang penis Mupeng .

“ aduh tante , ahh ..udah ,,tante jahat , saya masih perjaka tante ..” ujar Mupeng dengan wajah sedih . Tante itu hanya tersenyum .

“ ajrit , m*m*knya enak juga , seret dan peret ..” ujar Mupeng dalam hati .

Beberapa saat , Tante itu membalik tubuh Mupeng . Sekarang tubuh Mupeng terlentang , dan tante itu sudah siap dengan vagina basahnya , di atas tubuh Mupeng .
Dengan dua tanganya Mupeng menutupi penisnya .” udah tante tolong , jangan saya masih perjaka ..” .

“ Mupeng , sudah ayo …” tangan tante itu pun memegang dua tangan Mupeng , dan penisnya yang tegak sudah berada di bawah vagina tante Melati . Pantat
tante Melati merendah , dan terus turun , hingga vaginanya kembali menelan penis Mupeng .

Tubuh Mupeng meronta ronta “ tante jangan , ahh ..tante jahat … “ . Tante itu hanya tersenyum , sambil terus menggoyang pantatnya turun naik ,dengan gerakan yang liar .
Tak lama tubuh tante itu menegang , mengejet , lalu menindih tubuh Mupeng .” ohh , sayang tante keluar …” .

Tidak berhenti di situ , penis Mupeng masih terus menancap di vaginanya , Setelah beberapa saat , tante itu menggoyang kembali . Beberapa kali tante itu orgasme di atas tubuh Mupeng .

“ ayo , mau berapa kali juga gua layanin loe ..” ujar Mupeng tersenyum dalam hatinya .

“ oh , Mupeng kamu hebat juga yah ..” ujar Tante itu masih terus bergoyang . Keringat sudah membasahi tubuhnya , dan nafasnya yang ngos ngosan terdengar jelas .

Setelah tante itu lebih dari sepuluh kali orgasme , Mupeng pun melepaskan spermanya .
Tante itu merasa sangat puas vaginanya di siram oleh sperma perjaka .

Tante melati berbaring di atas ranjangnya . Mupeng berbaring membelakanginya .
“ Mupeng , kenapa menangis sayang ..” ujar tante Melati yang mendengar isak Mupeng .

“ tante jahat , saya sudah tidak perjaka lagi , saya tidak suci lagi ..” ujar Mupeng .
“ ah , cepat atau lambat , pasti kamu gak perjaka koq , sayang..” jawab tante Melati .

“ tapi , orang tua saya berpesan , unutk menjaga diri , saya harus tetap perjaka hingga malam pertama ..” ujar Mupeng . “ oh gitu , tenang aja , sayang , gak ada yang tau koq.. yang penting kita jaga rahasia aja …” jawab tante Melati .

“ gak bisa tante , saya punya tanda merah , di pantat saya , itu tanda ke perjakaan saya , sekarang tanda itu pasti sudah hilang ..” kata Mupeng lagi .

“ tanda apa ,..?” tanya tante itu penasaran . Mupeng menungging , “ coba tante lihat di pantat saya , ada tanda merah gak , kayak tompel , tapi warnanya merah tante ,coba cari deh ..”

Tante Melati pun memeriksa pantat Mupeng , dan tentu saja tak menemukan tompel merah itu , yang memang tidak ada .

“ Mupeng , gak ada ..” ujar tante itu . “ coba periksa yang benar ..” ujar Mupeng lagi .
Tante Melati pun mendekatkan wajahnya , supaya makin jelas . Tiba tiba gas sharin Mupeng keluar .

"bbuutttt.."

“ buset dah , kamu makan jengkol berapa kilo sih , kentut bau kamu bau banget..” ujar tante itu .

“ tante ada gak tandanya …?” tanya Mupeng . “ gak ada …” jawab tante Melati sambil memukul pantat Mupeng.
Mupeng pun menangis tersedu sedu “ tuh kan saya bisa di usir dari rumah .. tante jahat ..” ujar Mupeng . “ sudah sudah …” kata tente Melati .

Mupeng masih terus terisak “ tante , kalau saya udah gak perjaka , saya gak di terima dalam keluarga , saya akan di usir , saya gak punya rumah . dan uang bulanan saya juga gak akan di kirim lagi , saya harus bagaimana tante …?.”

“ sudah Mupeng , tante kan tinggal sendiri , anak tante satu tapi jauh , di luar ngeri , nah rumah ini anggap rumah kamu sendiri aja , gak usah kamu pikirin uang sewanya , juga nanti tiap bulan tante akan kasih kamu uang jajan ..” kata tante Melati .

Isak Mupeng mereda , “ benar nih tante …” . Tante itu mengangguk .

“ terima kasih tante … “ ujar Mupeng .

“ yah , sudah , kamu balik ke kamar kamu , tante cape mau tidur..” ujar tante Melati . “ baik tante ..” jawab Mupeng sambil menuju pintu kamar tante itu . Saat hendak melangkah keluar , tante Melati berkata “ besok kamu pijitin tante lagi ya , sayang..”.

>>>

Pagi harinya Mupeng keluar dari rumah tante Melati , tujuannya ke warung milik Lilis .

“ pagi mas Mupeng ..” sapa Lilis ketika Mupeng tiba di warungnnya . “ pagi juga Lilis …” jawab Mupeng .

Lilis pun menyajikan secangkir kopi hanget , untuk Mupeng . Dan Mupeng pun menikmati sajian itu , dengan camilan gorengan yang ada di warung Lilis ,

“ kenapa mas , koq kayaknya gak semangat hari ini …” tanya Lilis. “ oh enggak koq , cuma agak letih ..” jawab Mupeng .

Belum lima menit Mupeng duduk di warung itu , tiba tiba tiga pria dengan tubuh tegap masuk ke dalam warung Lilis . “ wah , eloe tambah cantik aja Lis ..” kata seorang pria itu. Lilis cuma diam . Mupeng memperhatikan gerak gerik ke tiga orang itu .

“ Lis , mana bapak loe , udah dua bulan dia gak bayar pajak nih ..” kata orang itu . “ eh , bapak lagi keluar …” jawab Lilis . “ lis , eloe cakep cakep jangan bohong , bapak eloe buka warung , mesti bayar upeti sama gua …, kecuali eloe mau jadi bini gua …” kata orang itu lagi . “ gak sudi …” jawab Lilis .

“ eh ada , apa nih ribut ribut …” tiba tiba ayah Lilis keluar . “ eh , eloe udah dua bulan gak bayar pajak , bayar sekarang , kalau gak anak perawan eloe terpaksa gua bawa ..” ancam preman itu .

“ jangan bang , saya belom punya uang …” jawab ayah Lilis .
Mupeng menjadi tak sabar , lalu angkat bicara “ pajak apa , emang buka warung mesti bayar pajak sama eloe , kalau mesti bayar pajak juga bukan sama eloe tapi sama pemerintah ..” kata Mupeng .

“ eh , eloe siapa , ngapain eloe ikut campur …” bentak preman itu . “ eloe gak usah tau gua siapa , tapi kalau eloe bisa ngalahin gua , pajak warung ini gua bayar ..” kata Mupeng .

“ kurang aja , loe gak tau gua siapa yah ..” katanya . “ Anto hajar nih bedebah …” kata preman itu . Preman yang di panggil Anto itu langsung bergerak , dia memasang jurus , tangannya di tekuk , dengan posisi seperti huruf Z . dan mulutnya mendesis .

“ nih loe rasain jurus ular sendok mematuk tikus …” katanya . “ ular sendok … sendok apa nih ? sendok sayur apa sendok nasi …. “ kata Mupeng sambil tertawa .

“ kurang ajar ….” Bentaknya lalu bergerak , tubuhnya meliuk bergerak ke kiri dan kekanan mendekati Mupeng . Mata Mupeng mengawasi setiap inci gerakkannya . Preman itu semakin mendekat , Mupeng terus mencari celah untuk menyerang . Setelah semakin dekat , tiba tiba , “ buk “ tinju keras Mupeng melayang tepat di wajah preman itu.

Preman itu terjengkang , dan mengaduh ke sakitan . “ cuma sendok teh …” ujar Mupeng.

Melihat temannya terkapar begitu saja , dua preman lainnya segera mencabut golok yang terselip di pinggangnnya , dan berbarengan menyerang Mupeng .

Serangan yang tiba tiba itu , membuat Mupeng tak siap , dan satu pukulan telak tepat di pelipisnya . Mupeng pun terjatuh . “ mas … Mupeng …” terdengar jerit Lilis .

Tapi itu tak menciutkan nyali Mupeng , tapi malah membuatnya semakin murka . Mupeng kembali berdiri , menghalau setiap sabetan golok tajam itu . Dengan Mudah Mupeng mematahkan setiap serangan mereka .

Satu sabetan golok yang nyaris hinggap di leher Mupeng , sempat di tahan Mupeng . Tangan Mupeng menahan tangan preman itu , dan satu Tinju di lepas Mupeng , mengenai tepat di ulu hati preman itu . Membuat preman itu mual dan kesakitan . Goloknya lepas , dan Mupeng merebutnya .

Melihat dua temannya telah di taklukkan Mupeng , Preman itu menghentikan serangannya . “ baik gua akui eloe hebat , tapi gua akan balas dendam , eloe akan menyesal nanti ..” .

Ketiga preman itu pun meninggalkan warung itu , dan Mupeng pun tampak kelelahan , dengan nafasnya yang ngos ngosan . Lilis pun menghampiri Mupeng . “ aduh , mas , mas gimana sakit gak ..”

“ aduh ..aduh .,.sa sakit sekali ….:” ujar Mupeng sambil memegang pelipisnya .

“ Lilis , cepat bantu dia , antar dia pulang , beri obat ..” kata ayah Lilis .

>>>

Mupeng pun terbaring di atas ranjang Lilis . “ mas sakit ya ..” tanya Lilis . “sakit sekali .. aduh sakit …” jawab Mupeng . Lilis pun memakai es batu , yang di bungkus handuk , untuk mengompress , pelipis Mupeng .

“ aduh Lis , di sini sakit ….” erang Mupeng sambil memegang perutnya . Lilis , mengerutkan dahinya . “ mas , emang perut mas ke pukul ..” tanya Lilis . “ iya Lis .. kena pukul tenaga dalam preman itu , sakit sekali Lilis …” jawab Mupeng .

Lilis , memborehkan minyak , dan mengosok di seputar perut Mupeng . “ aduh , aduh .. di bawahnya lebih sakit …” ujar Mupeng .

“ dimana mas , di sini …” tanya Lilis dan tangan Lilis pun mengelus elus , atas selangkangan Mupeng . “ iyah , Lis aku buka dulu celananya , baru di urut …” ujar Mupeng . Lalu Mupeng membuka celananya , hingga tinggal memakai celana kolornya saja . Kontan tindakkan itu membuat wajah Lilis merona .

“ ayo Lis , tolong di kasih minyak di pijat “ ujar Mupeng . Lilis pun menggosok atas selangkangan Mupeng itu . Sebentar saja , celana kolor Mupeng bergelembung , karena penisnya membesar . “ aduh …aduh ….” Erang Mupeng .

“ kenapa mas ..” tanya Lilis . “ ininya sakit ..sakit …” erang Mupung sambil menunjuk penisnya yang membesar di balik kolornya .

“ koq bisa sakit sih mas ..” ujar Lilis . Mungkin kena tenaga dalam preman itu , lihat aja , jadi bengkak gitu Lis ,,,” ujar Mupeng.

“ wah , terus gimana mas ..” ujar Lilis . “ yah udah Lis ..tolong kamu gosok juga ya …” ujar Mupeng , lalu membuka celana kolornya , yang penisnya tegak berdiri itu .

Lilis manatapnya . “ ih mas Mupeng , koq besar gitu sih ..” ujarnya . “ justru itu Lis , jadi bengkak , karena kena pukulan preman itu , tolong di gosok Lis ..” ujar Mupeng .

Lilis pun memberi minyak pada batang penis Mupeng dan mulai menyentuh penis Mupeng . “ aduhh Lis , pelan pelan yah , sakit sekali ..” .

Tangan Lilis perlahan menyentuh penis Mupeng , lalu Mupeng berkata “ Lilis , gosoknya begini sayang …” tangan Mupeng mengajari tangan Lilis untuk menggenggam batang penis nya , lalu bergerak turun naik .

“ be ..begini mas…” ujar Lilis . “ yah , begitu , cuma pelan pelan yah , sakit di situ ..” ujar Mupeng .

Tangan Lilis pun bergerak turun naik , dan Mupeng mendelik , menikmati permainan gadis lugu ini . “ oh ..iya begitu sayang … terus. .. sakitnya mulai mereda tuh .. ayo Lis terus …” erang Mupeng .

Lilis semakin cepat bergerak ..” mas , sudah mendingan belom …” tanya Lilis . “ belum lis , terus gosok …” jawab Mupeng .

Lilis pun terus menggosok penis Mupeng ke atas dan kebawah , Hingga Mupeng mengejet , penis serasa kena setrum , lalu cairan putih kental muncrat ke luar dari penisnya .

“ ih , mas , apa ini , nanah yah …koq putih sih nanahnya ..” ujar Lilis . “ eh iyah , nanah tuh …” ujar Mupeng .

Lalu Lilis melap sperma Mupeng yang berhamburan di tangannya . “ mas , gimana , mendingan , sakitnya sudah hilang ..” tanya Lilis . “ oh iyah udah , udah mendingan , terima kasih yah Lis ..” jawab Mupeng .

Mupeng merapikan pakaiannya , lalu duduk di atas ranjang itu . Dia termenung . “ mas , ada apa sih …” ujar Lilis . “ eh , gak apa apa Lis .. cuma …” .

“ cuma apa , coba bilang sama Lilis …” ujar Lilis . Mupeng menarik nafasnya dalam dalam .” saya gak enak mau cerita sama kamu …” kata Mupeng .

“ gak apa mas , cerita aja , mas udah bantu Lilis , Lilis akan bantu mas ..” jawab Lilis .

Mupeng pun menceritakan , bahwa dirinya telah tak perjaka , kesuciannya di renggut tante Melati . “ jadi mas , udah gak perjaka …” tanya Lilis . Mupeng mengangguk sambil menitikkan air mata .

“ Lis , tubuh saya akan melemah ,tenaga saya akan hilang , ilmu saya akan luntur , karena kesucian saya sudah di rampas “ ujar Mupeng .
“ lalu gimana mas , apa ada obatnya ? “ tanya Lilis . “ tidak ada Lis , kecuali jika saya bisa mendapatkan ke perawaan seorang gadis , maka saya akan kembali normal ..” ujar Mupeng .

Lilis terdiam memandang Mupeng .

“ Sudahlah Lis , saya akan pergi , saya akan mencari gadis yang rela memberikan perawannya untuk menolong saya ..” ujar Mupeng .

Mupeng berdiri , “ Lis , terima kasih atas pertolongan kamu , selamat tinggal , mudah mudahan tubuh saya cukup kuat , sampai saya mendapat gadis baik , yang rela memberikan perawannya …” ujar Mupeng .

Lilis masih terdiam , menatap Mupeng . Mupeng melangkah selangkah ., lalu berkata lagi “ Lis saya akan pergi ..” . Lilis tetap diam . Mupeng melangkah selangkah lagi “ Lilis , selamat tinggal “ . Lilis pun tetap diam .

Mupeng melangkah lagi , tapi Lilis tetap diam saja . Hingga di depan pintu rumah Lilis “ Lilis , biarkan saya menatap kamu untuk yang terakhir kalinya ..” .

Lalu Mupeng melangkahkan kakinya , keluar rumah Lilis .

“ mas Mupeng , jangan pergi …” ujar Lilis . Segera Mupeng langsung masuk ke dalam rumah Lilis , “ Lilis mohon mengerti , mas harus pergi untuk mencari ga…” ujar Mupeng terputus , yang langsung di sela Lilis .

“ mas Mupeng , Lilis perawan , dan Lilis rela memberinya untuk mas , mas jangan pergi ..” ujar Lilis .

“ ah , dari tadi dong , gitu aja repot bener ..” ujar Mupeng dalam hati .

>>>

“ oh Lilis , apa Lilis rela menyerahkan keperawanan Lilis , untuk saya ..” ujar Mupeng dengan mata berbinar . Lilis tak menjawab dengan kata kata , tapi gadis cantik yang masih polos itu segera membuka bajunya , di dadanya tertutup bra dengan warna coklat muda itu . Lalu perlahan roknya pun terlepas , meninggalkan celana dalam dengan warna senada branya .

Tangan Lilis kebelakang , melepas kait branya , kini tubuh Lilis yang ramping dan sexi itu hanya di temani celana dalamnya saja . Tangan Lilis memegang tangan Mupeng , dan menariknya kamarnya .

Lilis merebahkan tubuhnya di atas ranjang tidurnya , matanya terpejam , menunggu aksi Mupeng .



Mupeng menghampiri tubuh Lilis , mencium bibirnya dan di balas oleh Lilis . Mereka berciuman , bibir mereka merekat kuat . Lidah nakal mupeng menggelitik langit langit mulut Lilis , memberi sensasi beda pada gadis cantik ini .

Lidah mupeng pun menjulur julur menjilati tubuh Lilis , kulit halus gadis ini sangat lembut . Lidah Mupeng pun tiba di putting susunya yang imut . Sebelah tangnnya segera meremas lebut buah dada yang montok itu . Lilis pun mendesah desah , merasakan remasan lembut di buah dadanya .

Putting susu Lilis , semakin menonjol karena terangsang , tubuhnya bergetar , sinyal sinyal birahi terkirim ke otaknya . Tanpa disadari vaginanya mulai meneteskan cairan birahi .

Tangan Mupeng terus merayap hingga ke selangkangan celana dalamnya . Kaki Lilis secara reflek terbuka lebar . Jari Mupeng dengan leluasa menari nari di atas selangkangan celana dalamnya .

“ mas … ahh …mas. …” erang Lilis .

Jari Mupeng terus menari nari , membuat Lilis manjadi tambah panas . Celana dalamnya mulai basah . Jari Mupeng menggeseki selangkangan celana dalam Lilis , yang tentu rasanya tembus hingga ke klitorisnya yang masih berlindung di balik celana dalamnya .
Jari Mupeng terus bergerak , semakin lama semakin liar , tubuh Lilis pun berliuk liuk , dia tak lagi menguasai tubuhnya .

Tak lama kemudian , Lilis merasakan suatu rasa , yang baru di rasakannya , orgasme .

Tubuhnya mengejang , dan mulutnya menjerit kecil , sambil tangannya meremas erat bantal , yang manjadi tumpuan kepalanya ..

Mupeng memberi jeda sebentar , membiarkan Lilis mengambil nafas dan menetralkan dirinya . Lalu perlahan Mupeng menarik turun celana dalamnya .

Birahi Mupeng meninggi saat gadis ABG cantik terbaring di hadapannya , bugil .

tubuh yang ramping dan imut , buah dada montok , paha mulus , dan vagina yang di hiasi bulu bulu halus di atasnya .





“ Lilis , kamu umur berapa sayang ..” tanya Mupeng . “ eh , kalau soal umur , Lilis gak mau bilang mas , sayangkan kalau cerita ini di deleted , dan om zonot dapat zakat infrak, gara gara Lilis bilang umur , yang jelas Lilis ABG , masih perawan dan lugu , udeh mas enjoy aja dah ..”jawab Lilis .



Mupeng tersenyum , ke dua Kaki Lilis di pentangkan lebar , Mupeng menatap vagina yang imut dengan liang sempit , dan basah .

“ ihh ..mas .. mas ngapain ..aduh ..geli …ahh..enak… geli enakk…ahh …” erang Lilis dengan tubuh yang meliuk , karena vaginanya di jilati dengan nafsu oleh Mupeng . Lidah Mupeng bergerak liar , menjilati klitoris imut gadis itu .

Lilis pun menggeleper , tubuhnya seperti di sengat arus listrik . Jilatan liar lidah Mupeng , tentu saja membuat Lilis yang perawan ini tak bisa menahan birahinya . Dia pun menjerti dalam nikmat , tubuhnya kembali mengejang .

Mupeng sudah siap dengan penisnya , yang akan membelah vagina Lilis . Ujung penis Mupeng telah siap di depan gang becek itu .

“ Lilis , kamu bener bener rela ..?” tanya Mupeng . Lilis menganguk . “ Lilis , kamu yakin ..? ” tanya Mupeng . Lilis menganguk . “ Lilis , pertama kali akan sakit , apa kamu tahan …? ” tanya Mupeng . Lilis melotot “ mas Mupeng bawel amat sih , cepat masukin ..” jawab Lilis .

Penis Mupeng pun mendesak liang sempit itu . Liang vagina Lilis , terbuka , terbelah . Mata Lilis terpejam , merasakan benda asing , masuk ke dalam tubuhnya .

“ aduh …. sakit….. “ erang Lilis . “ Lilis , maaf , kamu sakit sekali … ? “ tanya Mupeng
Lilis mengeleng . “ mas cepat dong di goyang , tapi pelan pelan yah ..” .

Penis Mupeng terus bergerak , keluar masuk liang perawan Lilis , Jepitan erat , penis itu , membuat Mupeng merasa nikmat . Lilis meringis , walau nafsu tapi karena dia perawan , Lilis tak bisa menikmati permainan dengan sepenuhnya .

Penis Mupeng mendesak desak vagina Lilis , di sertai erangan erangan Lilis .
Mupeng terus bergerak , hingga spermanya tumpah ruah .

“ ohh , Lilis .. oh … “ erang Mupeng sambil menarik keluar batang penisnya dari vagina Lilis . Lilis mengigit bibirnya . Dari liang vaginannya , sperma mupeng mengalir keluar , ada darah segar perawan Lilis di sana .

>>>

“ Mas Mupeng ….. mas … mas Mupeng ….” Teriak Lilis , di depan rumah tante Melati.
“ eh Lilis , ada apa cari Mupeng pagi pagi …? ” tanya tante Lilis . “ tante mas mupeng mana … penting tante ..penting…” kata Lilis dengan wajah yang penuh kekawatiran .

“ eh ada apa Lis …? “ tanya Mupeng yang baru muncul . “ mas , tolong gerombolan preman datang di warung sa saya.. ayah saya di ancam mau di bunuh ” ujar Lilis .

Mupeng dan Lilis , pun segera berlari menuju warung Lilis .

>>>

“ oh ini , yang jadi pahlawan …” bentak seorang preman dengan wajah sangar . Mupeng hanya diam . “ eh , cecurut , eloe gak kenal gua siapa ? “ tanya preman sangar itu .

“ maaf , mas saya orang baru di sini , dan lagi kita kan belom kenalan , maka saya tak kenal sama mas ..” jawab Mupeng santai .

“ ha ha ha … Jack , loe bilangan gua siapa ..” perintah preman itu pada anak buahnya .

“ gua jack , lihat ini ..” katanya sambil memamerkan tato tato di tubuhnya . “Satu tato gua bikin kalau gua masuk penjara , jadi gua itu sering keluar masuk penjara tau ..”

“ oh jadi eloe sering di penjara , jadi eloe penjahat dong …” kata ki Mupeng .

“ kurang ajar , eloe jangan main main sama gua , gua Jack ompong preman pasar ..” katanya .

“ Jack , gua bilang eloe sebutin gua siapa , goblok ..” bentak preman sangar itu .
“ oh iya , maaf bos , ini bos gua , Alex Medan ,big boss terminal wonokromo dan bungurasih… “ kata anak buahnya .

“ oh , eloe orang Medan …? ” tanya Mupeng . “ ya , gua orang Medan … “ jawab Preman itu .

“ jadi eloe dateng jauh jauh dari medan , cuma jadi preman di sini ..” Kata Mupeng .
“ kurang ajarrr … hajar dia …” .

Beberapa anak buahnya langsung menyerang Mupeng . Mupeng pun melayani serangan mereka itu . Tubuh Mupeng lincah bergerak ke sana kemari , mengelak serangan mereka dengan membalas setiap serangan jika ada peluang .

Pertempuran seru terus berlanjut . Beberapa preman itu sempat di buat Mupeng terpental.

“ Preman macam mana kau ini , beraninya main kroyok …kau ..” kata Mupeng .

Mendengar kata kata Mupeng , emosi Alex Medan semakin terpancing . “ stop , minggir kalian , biar aku sendiri yang menghadapi orang ini …” .

“ eh , kau pikir kami pengecut , biar kau rasa pukulan anak Medan …” bentak Alex .
“ oh , ngeri kali , silakan aja bang , ayo kita laga ..” kata Mupeng .

Alex pun langsung menyerang . Mereka bertanding imbang . Pukulan Alex , dapat di tangkis Mupeng , Pukulan Mupeng pun di tangkis Alex . Alex menerima pukulan Mupeng , begitu juga sebaliknya . Mereka bertarung hampir imbang .

“ wah , hebat juga kau ini ..” kata Alex . “ samalah bang , abang juga hebat …” kata Mupeng . “ Mereka terus berkelahi , peluh sudah membasahi tubuh mereka masing masing . Keduanya sama a lot . “ Dari mana asal kau ..” tanya Alex . “ aku juga anak Medan bang ..” jawab Mupeng .

Tiba tiba Alex menghentikan serangannya . “ Medan kau di mana ..” tanya Alex . “ aku di **** , dekat pajak , bang ..” jawab Mupeng . “ oh , dekat pajak yang sebelah warnet itu …” ujar Alex . “ benar …. “ jawab Mupeng . “ oh aku juga dekat dekat sana “ kata Alex .

Mereka saling pandang , Alex menjulurkan tangannya . “ kita orang sendiri , tak perlu laga ..” . Mupeng pun menyambut uluran tangan Alex .

Mereka akhirnya ngobrol di warung Lilis , sambil menikmati kopi hangat .
“ Mupeng , mampirlah , ke tempat ku , kalau kau sempat …” kata Alex . “ baik bang , nanti saya akan mampir ke tempat abang .

Lalu gerombolan preman itu pamit .

“ hei , kalian dengar , jangan lagi kalian ganggu warung si Lilis ini ya ..” kata Alex pada anak buahnya . lalu mereka pun kembali ke markasnya .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar